Selasa, 21 Oktober 2014

Etika Pemerintahan

Diposting oleh Mirna Saputri di 10/21/2014 01:33:00 AM

Nama : Mirna Saputri 
NPM : 24211499 
Kelas : 4EB11

ETIKA PEMERINTAHAN

Didalam Etika pemerintahan, terdapat asumsi yang berlaku bahwa melalui penghayatan yang etis yang baik, seorang aparatur akan dapat membangun komitmen untuk menjadikan dirinya sebagai teladan tentang kebaikan dan menjaga moralitas pemerintahan. Aparatur pemerintahan yang baik dan bermoral tiggi, akan senantiasa menjaga dirinya agar dapat terhindar dari perbuatan tecela, karena ia terpanggil untuk menjaga amanah yang diberikan, melalui pencitraan perilaku hidup sehari-hari.

Etika pemerintahan mengamanatkan agar pejabat memiliki rasa kepedulian tinggi dalam memberikan pelayanan kepada public, siap mundur apabila merasa dirinya telah melanggar kaidah dan sistem nilai ataupun dianggap tidak mampu memenuhi amanah masyarakat, bangsa, dan Negara.
Etika ini dimaksudkan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, efisien dan efektif serta menumbuhkan suasana politik yang demokratis yang bercirikan keterbukaan, rasa tanggung jawab, tanggap akan aspirasi rakyat, menghargai perbedaan,jujur dalam persaingan, kesediaan untuk menerima pendapat yang lebih benar walau datang dari orang per-orang atau kelompok orqanag, serta menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia.
Etika pemerintahan disebut selalu berkaitan dengan nilai-nilai keutamaan yang berhubungan dengan hak-hak dasar warga negara selaku manusia sosial (mahluk sosial). Nilai-nilai keutamaan yang dikembangkan dalam etika pemerintahan adalah :

  •   Penghormatan terhadap hidup manusia dan HAM lainnya.
  • kejujuran baik terhadap diri sendiri maupun terhadap manusia lainnya(honesty). 
  •   Keadilan dan kepantasan merupakan sikap yang terutama harus diperlakukan terhadap orang lain
  • kekuatan moralitas, ketabahan serta berani karena benar terhadap godaan(fortitude).
  • Kesederhanaan dan pengendalian diri (temperance).
  • Nilai-nilai agama dan sosial budaya termasuk nilai agama agar manusia harus bertindak secara profesionalisme dan bekerja keras.
Tujuan utama dibentuknya pemerintahan adalah untuk menjaga suatu sistem ketertiban yang memungkinkan masyarakat dapat menjalani kehidupannya secara wajar. Oleh karena itu pemerintah diperlukan pada hakikatnya adalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah tidak dibentuk untuk melayani dirinya sendiri, melainkan untuk melayani masyarakat, menciptakan kondisi yang memungkinkan setiap anggota masyarakat dapat mengembangkan kemampuan dan krativitasnya, demi mencapai tujuan bersama.

Berikut terdapat Pendekatan filsafat terhadap etika pemerintahan Negara ;
1.   Filsafat Idealisme Sokrates( 470-399 sM )  bahwa kebenaran dan kebaikan nilai obyektif yang harus dijunjung tinggi oleh semua orang.
2.   Filsafat  Idealisme dari Plato (namanya aslinya Aristokles, 427-347sM ). Kebenaran sejati apa yang tergam-bar dalam ide. “ Pemerintahan Negara Ideal adalah komunitas etical untuk mencapai kebajikan dan kebaikan”.
3.   Filsuf Idealisme Thomas Hobbes ( 1588-1679 ) bahwa terkenal dengan Teori Perjanjian Sosial dalam pemerintahan, Kedaulatan kekuasaan absulut dan abadi, kekuasaan itu tertinggi dibatasi dengan UU. 
4.   Filsuf  Idealisme John Locke ( 1632-1707 ) dengan Teori Perjanjian  bahwa kebahagiaan dan kesusilaan dihubungkan dengan peraturan yaitu : perintah Tuhan, UU Negara dan hukum pendapat umum  dengan prinsip liberty, eguality dan personality.
5.   Filsuf Reusseauu dengan teori “ Contract Social “ . Manusia mempunyai kekuasaan dan hak secara kodrat, kekuasaan negara berasal dari negara dan negara berasal dari rakyat. Intinya pemerintah yang berkuasa tidak monarkhi absolut.
6.    Filsuf Hegel dengan metode dialektika tentang pemerintahan negara bahwa : negara penjelmaan dari ide, rakyat ada demi negara agar ide kesusilaan, negara mempunyai hukum tertinggi terhadap negara  bagi kebahagiaan rakyat

Kesimpulan :


Etika pemerintahan ini penting sekali bagi para pejabat tinggi pemerintah untuk diterapkan dalam kehidupannya sehari hari agar tidak terjadi perbuatan tercela yang dilakukan oleh para pejabat pemerintah. Contohnya saja korupsi.
Etika pemerintah ini menjadikan para pejabat pemerintah agar lebih baik dan mengerti etika-etika yang benar dalam kepemerintahan di negeri ini. Agar menjadikan rakyat Negara ini menjadi makmur dan sejahtera. Dan lebih menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia di Negeri ini.


SUMBER :















0 komentar:

Posting Komentar

 

Welcome... Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea