Rabu, 23 November 2011

"Makalah Bisnis Franchise"

Diposting oleh Mirna Saputri di 11/23/2011 11:20:00 PM 5 komentar
Tugas Makalah
“Bisnis Secara Franchising”





Oleh:
Mirna Saputri
24211499/1EB11





i


Kata Pengantar

Pertama-tama saya ucapkan Puji syukur atas kehadirat Allah SWT. Yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah pengantar bisnis dengan tema “Bisnis Secara Franchising”. Dalam menyelesaikan tugas ini saya cukup mendapatkan kesulitan, tetapi berkat bimbingan, pengarahan serta bantuan  dari berbagai pihak, akhirnya tugas ini dapat terselesaikan dengan baik dan selesai pada waktu yang telah di tentukan. Tidak lupa saya ucapkan terimakasih kepada IBu Wuri.P selaku pengajar dan pembimbing saya dalam mata kuliah Pengantar Bisnis. Saya sebagai penulis makalah ini menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan makalah ini. oleh karena itu saya menerima kritik dan saran guna menyempurnakan tulisan selanjutnya. Harapan saya sebagai penulis, kiranya tulisan ini dapat berguna dan bermanfaat bagi saya, dan semua yang membaca.


                                                  Jakarta, 23 November 2011
                                                                     Penulis
                                                               Mirna Saputri






ii

Daftar Isi

HalamanJudul …………………………………………………………...............................i
Kata Pengantar………………………………………………………. ...............................ii
Daftar Isi ………………………………………………………………...............................iii
BAB. I PENDAHULUAN ……………………………………….................................1
A. Latar belakang masalah……………………………………...................................1
B. Rumusan Masalah………………………………….…………….................................1
C. Tujuan ………………………………………………………………..................................1
D. Metode…………………………………………………………………..............................1
E. Kegunaan penulisan………………………………. ……………................................1
BAB. II PEMBAHASAN ………………………………………….............................2
A. Definisi Franchising………………………………….……….................................2
B. Format bisnis franchising………………...……………….................................2
C. Jenis franchising………………………….. ……………………..............................3
D. Keuntungan bisnis franchising…………………………..................................3
E. Kekurangan bisnis Franchising………….. …………….................................3
F. Penyebab kegagalan Franchisor………………………..................................4
G. Penyebab kegagalan Franchise………………………….................................4
H. Beberapa istilah dasar dalam Franchising………..................................5
I. Kriteria franchising………………………………………………............................6
J. Poin-poin yang harus diperhatikan dalam memilih waralaba makanan
    tradisional ……………………………………………………………….........................7
K. Dasar  hokum peraturan franchise……………………................................7
L. Franchise Makanan Indonesia……………………………................................8
BAB. III PENUTUP …………………………………………………............................11

   Kesimpulan....................................................................................................11



iii


BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang Masalah
Untuk memenuhi tugas Sobskill Pengantar Bisnis yang di berikan oleh Ibu Wuri P selaku pengajar.
B.  Rumusan Masalah
Untuk mengetahui apa itu Franchising beserta pemahamannya. Mahasiswa dituntut untuk mengerti apa saja yang berhubungan dengan Franchising.
C.  Tujuan
Mengetahui pengertian atau definisi dari Franchising. Selain itu,  untuk mengetahui Kekurangan, kelebihan dan kegagalan dari Franchising tersebut. Agar setiap mahasiswa dapat mengerti hal-hal yang berhubungan dengan Franchising.
   D. Metode
1)      Mencari bahan dari internet
2)      Mencari informasi dengan bertanya kepada orang lain.
   E. Kegunaan Penulisan
Penulisan makalah ini berguna untuk memberi suatu pembelajaran kepada pembaca tentang Franchising.  Banyak hal yang harus di ketahui  jika ingin membuat satu Franchising dengan membaca tulisan ini setidaknya dapat menambah pengetahuan yang berhubungan dengan Franchising.



1


BAB  II
PEMBAHASAN
A.Definisi Franchising (pewaralabaan)
Franchising (pewaralabaan) adalah  pemberian sebuah lisensi oleh seseorang (franchisor) kepada pihak lain (franchise).  Lisensi tersebut dapat memberikan hak kepada franchise untuk menggunakan merek dagang franchisor dan seluruh elemen yang diperlukan untuk menjalankan bisnisnya  dengan dasar-dasar yang telah ditentukan.
Selain itu, ada yang menyebutkan bahwa definisi Franchising berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti keuntungan, Yang berarti suatu usaha akan  memberikan keuntungan yang istimewa. Franchising merupakan suatu  konsep pemasaran untuk  memperluas jaringan usaha secara  cepat.  Jadi, franchising bukan suatu alternatif melainkan suatu  cara yang sama kuat, sama strategsi dengan cara konvensional untuk pengembangan usaha. Sistem franchise memiliki banyak kelebihan terutama dalam  pendanaan, SDM dan managemen, kecuali kerelaan pemilik merek untuk berbagi dengan pihak lain.
Franchising  juga dapat di artikan sebagai hak-hak untuk menjual suatu produk atau jasa maupun layananFranchising juga dikenal sebagai jalur distribusi yang sangat efektif untuk mendekatkan produk kepada konsumennya melalui tangan-tangan franchisee.

B.Format Bisnis Franchising
Ada 3 format bisnis Franchising, yaitu :
  • Konsep bisnis yang menyeluruh
  • Konsep permulaan dan pelatihan berdasarkan konsep franchisor
  • Proses bantuan dan bimbingan yang terus menerus

2


C.Jenis Fanchising (Waralaba)
Waralaba dapat dibagi menjadi dua:
  • Waralaba luar negeri, cenderung lebih disukai karena sistemnya lebih jelas, merek sudah diterima diberbagai dunia, dan dirasakan lebih bergengsi.
  • Waralaba dalam negeri, juga menjadi salah satu pilihan investasi untuk orang-orang yang ingin cepat menjadi pengusaha tetapi tidak memiliki pengetahuan cukup piranti awal dan kelanjutan usaha ini yang disediakan oleh pemilik waralaba.
D.Keuntungan Franchising (waralaba)
  • Bagi para wiraswastawan yang ingin memulai usaha baru akan mendapatkan rencana operasi bisnis dengan arah yang jelas dari pemberi franchise.
  • Penerima franchise diberikan nasihat atau sebuah lokasi usaha yang
    telah ditetapkan.
  • pemberi hak bisa mendapatkan manfaat dari ekspansi cepat dan luas tanpa meminjam
    atau menanggung resiko finansial penting.
  • tiap-tiap penerimaan  hak berdasarkan volume penjualan, organisasi keseluruhan bisa mengadakan pengiklanan besar-besaran untuk memperkuat nama franchise.
  • Penerima franchise individu dapat melakukan promosi di daerah mereka sesuai
    dengan persetujuan yang ada.
  • Mendapatkan bantuan modal
  • Profit tinggi karena telah teruji
  • Standarisasi mutu
  • Mendapatkan bantuan manajemen
E.Kekurangan Franchising
  • Menjadi Independen, terdominasi
  • Tidak mandiri
  • Kreativitas tidak berkembang
  • Rentan terhadap perubahan franchisor
3


F.Penyebab kegagalan Franchisor
  • Uji  coba  yang  tidak  memadai
  • Penyeleksian  Franchise  secara  sembrono
  • Pembuatan   struktur   yang  buruk
  • Franchise  kekurangan  modal
  • Franchisor  menjalankan  bisnisnya dengan   buruk
G.Penyebab kegagalan Franchise
  • Franchise yang puas dengan dirinya sendiri
  • Franchise yang penakut
  • Franchise yang tidak mengikuti sistem
  • Franchise yang berharap terlalu  banyak
  • Franchise yang tdk memiliki bakat
  • Campur tangan dari orang lain  yang bermain curang

Langkah-langkah yang dapat diambil untuk menurunkan atau meminimalisasi
resiko investasi dalam franchising.
1. Melakukan evaluasi diri.
2. Meneliti franchise



4


H.Beberapa istilah dasar dalam Franchising
  • Franchise
Franchise (waralaba) adalah suatu strategi pengembangan produk, jasa atau teknologi yang saling berkerjasama secara erat antara perusahaan baik secara hukum maupun financial dan independen yaitu franchisor (pemberi waralaba) dan franchisee ( penerima waralaba).
  • Franchisor
Franchisor(pemberi waralaba) memberikan kepada franchisee hak untuk menggunakan kekayaan intelektual yang dimilik franchisor dan berkewajiban mematuhi peraturan yang berlaku.  Franchisor sebagai pemimpin perusahaan yang harus memiliki keahlian dan kompeten dan menghindari tindakan tanpa pertimbangan matang. Franchisor juga memberikan teknik secara berkesinambungan, sesuai dengan kontrak franchise tertulis.
  • Franchisee
Franchisee, dalam memberikan kontribusi keuangan/finansial, baik secara langsung dan tidak langsung, metode dan teknik komersial, prosedur, dsb.
  • Initial service
jasa-jasa pendahuluan
  • Continuing service
jasa terus-menerus
  • Initial fee
biaya  keseluruhan item untuk membuka bisnis
  • Frenchise fee
biaya yag menutupi jasa franchisor

  • Continiung fee
biaya akan jasa frenchisor nantinya yg secara terus-menerus

                                                                 5 

I.Kriteria Franchising
  • Franchise Industrial
hubungan  yg terjalin antara perusahaan manufaktur  dan  pedagang  besar
  • Franchise generasi  pertama
    hubungan yg terjalin antara perusahaan manufaktur dan pedagang eceran
  • Bisnis   Franchise  antara  pedagang besar dan pedagang eceran
  • Bisnis Franchise  antara  sesama  pedagang eceran
J.Poin-poin yang harus diperhatikan dalam memilih waralaba makanan tradisional :
a)  PUNYA HASRAT
Memiliki hasrat untuk menjual makanan yang Anda inginkan juga menjadi modal penting. Untuk berbisnis retail (perdagangan eceran), memang harus menyukai bidang yang akan digeluti. Sehingga, kondisi usaha sedang naik maupun turun, Anda tetap tekun menjalaninya.
b) RISET DAN BERUNDING
Teliti dulu terwaralaba atau pihak yang menjual waralaba, yang disebut juga franchisor, yang Anda inginkan. Bandingkan dengan terwaralaba lain yang sejenis. Jangan membeli usaha dari terwaralaba yang tak jelas identitasnya. Jika perlu, cek ke lembaga waralaba yang ada di Indonesia. Jika memang terwaralaba tersebut resmi dan bagus, bisa dipastikan akan terdaftar di sana. Bila memang suka, barulah berunding untuk mendapatkan kesepakatan.

6
c)     CEK
Tak ada salahnya mengecek usaha terwaralaba yang Anda inginkan ke orang yang sudah lebih dulu menjadi pewaralabanya, baik yang masih berjualan maupun yang tidak. Tanya pendapat mereka. Meski satu sama lain belum tentu punya kepuasan yang sama, setidaknya Anda mendapat gambaran lebih.
d)    HAK CIPTA
Teliti lebih dulu hak cipta makanan milik terwaralaba yang sudah diincar untuk dibeli. Jangan sampai hak cipta yang diklaim olehnya, ternyata milik pihak lain dan akhirnya bisa bermasalah.
e)      LAMA DAN KUAT
Jika Anda tak suka risiko tinggi dan kurang berjiwa bisnis, pilih terwaralaba yang sudah lama berjalan, setidaknya lima tahun, memiliki sistem kuat, misalnya memiliki banyak cabang dan manajemen bagus, serta bermodal besar. Usaha yang masih baru, belum cukup teruji menghadapi siklus roda bisnis.
f)       KONDISI KEUANGAN
Sebelum memutuskan membeli, periksa dulu kondisi keuangan terwaralaba. Jika perlu, minta bantuan akuntan publik atau pakar keuangan untuk membaca laporan keuangan terwaralaba.
g)      BAYAR DI MUKA
Hati-hati bila terwaralaba meminta seluruh modal harus disetorkan di muka. Cari penyebabnya. Bukan tidak mungkin kondisi keuangan terwaralaba tidak bagus. Selain itu, kini banyak terwaralaba yang baru muncul, meminta modal di muka hanya karena ingin menarik initial fee (biaya yang diperlukan untuk memulai bisnis) dari pewaralaba, lalu kabur. Lebih baik, cari terwaralaba yang pembayarannya fleksibel. Artinya, pembayarannya bisa dilakukan bertahap.
K.DASAR  HUKUM PERATURAN  FRANCHISE :
  1. Perjanjian sebagai dasar hukum KUH Perdata pasal 1338 (1), 1233 s/d 1456 KUH Perdata
  2. Hukum keagenan sebagai dasar hukum; KUH Dagang (Makelar & Komisioner)
  3. Undang-undang Merek, Paten dan Hak Cipta sebagai dasar  hukum
  4. UU Penanaman Modal Asing
7
L.Franchise Makanan Indonesia
  • Donat Bakar
Setelah hampir 5 tahun Donat Bakar bergerak di bidang usaha bakery dengan produk utama donat dan roti, terciptalah Donat Bakar oleh Java Donut’s pada bulan April 2008.Dengan menggunakan konsep Kemitraan Donat Bakar memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bermitra. Investasi mulai dari Rp.7.000.000.
  • Edam Burger
Taglinenya adalah Burgernya Orang Indonesia. Edam Burger menyajikan lapisan makanan yang terdiri dari roti, daging olahan, selembar keju, selada segar, irisan tomat, dan mentimun bagi masyarakat Indonesia. Investasi mulai dari Rp.2.500.000.
  • KFC
KFC (dulu dikenal dengan nama Kentucky Fried Chicken) adalah suatu merek dagang waralaba dari Yum! Brands, Inc., yang bermarkas di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat. Didirikan oleh Col. Harland Sanders, KFC dikenal terutama karena ayam gorengnya, yang biasa disajikan dalam bucket.
8
Di Indonesia, pemegang hak waralaba tunggal KFC adalah PT. Fastfood Indonesia, Tbk yang didirikan oleh Kelompok Usaha Gelael pada tahun 1978, dan terdaftar sebagai perusahaan publik sejak tahun 1994. Restoran KFC pertama di Indonesia dibuka pada bulan Oktober 1979 di Jalan Melawai, Jakarta.
  • Indomaret
Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 M2. Dikelola oleh PT Indomarco Prismatama, cikal bakal pembukaan Indomaret di Kalimantan dan toko pertama dibuka di Ancol, Jakarta Utara.
Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia, setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai. Pada Mei 2003 Indomaret meraih penghargaan “Perusahaan Waralaba 2003″ dari Presiden Megawati Soekarnoputri.
Hingga Mei 2010 Indomaret mencapai 4261 gerai. Dari total itu 2.444 gerai adalah milik sendiri dan sisanya 1.817 gerai waralaba milik masyarakat, yang tersebar di kota-kota di Jabotabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jogjakarta, Bali, Lampung dan Medan. Di DKI Jakarta terdapat sekitar 488 gerai. Sistem waralaba Indomaret memperoleh penghargaan dari Presiden Republik Indonesia sebagai Perusahaan Waralaba Nasional, pada tahun 2003.
  • BreadTalk
BreadTalk adalah jaringan toko roti populer asal Singapura yang juga mempunyai cabang di Asia Tenggara dan Timur Tengah.
9
BreadTalk didirikan pada tahun 6 Maret 2003 oleh George Quek, seorang wirausahawan yang sebelumnya memulai jaringan food court yang sukses di Singapura, Food Junction. Konsepnya berbeda dibandingkan dengan toko-toko roti lainnya pada umumnya, dengan memperhatikan penampilan toko yang dirancang agar terlihat eksklusif serta memperlihatkan dapur pembuatan roti kepada para pengunjungnya melalui kaca transparan. Berkat strategi pemasaran pelanggan (consumer marketing) yang baik, saat pertama kali dibuka, toko-toko BreadTalk seringkali dipenuhi pengunjung yang rela antri untuk mencoba produknya.
Rotinya yang paling terkenal adalah roti yang dibubuhi abon di atasnya. Roti ini merupakan signature food BreadTalk dan kini banyak ditiru oleh berbagai toko-toko roti lainnya.













10
BAB III
PENUTUP
Dalam melakukan bisnis waralaba setiap orang harus memiliki pengetahuan tentang Franchising (pewaralabaan). Dari definisi yang telah di jelaskan di atas bahwa Franchising merupakan salah satu konsep dari pemasaran untuk memperluas jaringan usaha secara tepat. Tetapi Franchising bukan merupakan alternatif melainkan suatu cara yang sama kuat, sama strategis dengan cara konvesional untuk mengembangkan usaha yang telah di buat. Berbeda dengan konvesional, di dalam Franchising memeliki banyak kelebihan terutama dalam pendanaan, SDM dan managemen, kecuali kerelaan pemilik merek untuk berbagi dengan pihak lain.
Selain banyak kegunaan di dalam Franchising terdapat pula kekurangan dari Franchising, misalnya : tidak mandiri, kreativitas tidak berkembang, rentan dalam perubahan franchisor, menjadi independen, terdominasi.
Ada pula istilah yang terdapat di dalam usaha Franchising yaitu : Franchise, Franchisor, Franchisee, Initial service, Continuing service, Initial fee, Frenchise fee, Continiung fee.  Selain di dalam waralaba makanan juga banyak terdapat waralaba di dalam usaha alfamart, indomart, dan banyak lagi.









11

Jumat, 18 November 2011

"Perkembangan Bisnis Online"

Diposting oleh Mirna Saputri di 11/18/2011 11:14:00 AM 0 komentar

Apa Itu Bisnis Online?
         Sebelum saya menjelaskan tentang perkembangan “Bisnis Online” Terlebih dahulu saya akan menjelaskan tentang apa itu “Bisnis Online” Bagi teman-teman yang belum pernah sama sekali mengetahui tentang Bisnis Online tentu saja akan sulit membayangkan kegiatan bisnis yang satu ini. Sebetulnya bisnis online adalah juga sama seperti kegiatan bisnis yang kita kenal sehari-hari. Bedanya dalam bisnis online ini adalah segala kegiatan bisnis yang dilakukan secara online dengan menggunakan media internet.
Bila saat ini teman-teman memiliki sesuatu yang dapat dibisniskan dalam kehidupan sehari-hari, maka kemungkinan besar teman-teman dapat juga membuka bisnis tersebut di dunia maya. Misalnya teman-teman memiliki usaha sablon kaos dan selama ini kaos tersebut dipajang di outlet teman-teman di pinggir jalan, maka kemungkinan besar teman-teman dapat mengembangkan usaha tersebut dengan membuka toko kaos sablon di dunia maya. Bila demikian, maka teman sudah menjalankan yang namanya “bisnis online”.
Namun demikian, bukan berarti kita harus memiliki produk sendiri untuk dapat menjalankan bisnis online ini. Kita pun dapat menjalankan bisnis ini dengan menjualkan produk orang lain dan akan mendapatkan komisi dari tiap penjualan. Ada banyak sekali produk di internet yang bisa dijual, kebanyakan berupa produk digital seperti ebook, software, video, dengan besarnya komisi yang bervariasi. Biasanya komisi penjualan ini besarnya antara 30-70 %. Dalam bisnis online, menjualkan produk orang untuk mendapatkan komisi ini dikenal dengan istilah affiliate marketing. Bahkan ada beberapa tempat di internet yang dapat memberikan kita uang tanpa kita harus menjual produk apa pun. Contohnya kita bisa mendapatkan uang dari situs-situs survei online. Hanya dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam sebuah survei kita bisa mendapatkan uang. Contoh lainnya lagi adalah kita bisa mendapatkan uang hanya dengan melakukan klik iklan.
Mudah-mudahan ilustrasi di atas bisa sedikit memberikan gambaran mengenai bisnis online. Intinya segala kegiatan yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan (dalam hal ini uang), yang dijalankan secara online melalui media internet dapat dikatakan sebagai bisnis online.

Sumber : http://ilmubisnisonline.com/apa-itu-bisnis-online.html
 
      Sudah tau kan apa itu Bisnis Online, nah sekarang saya akan menjelaskan Perkembangan dari Bisnis Onlline itu sendiri.


Perkembangan Bisnis Online
terbukti geliat bisnis internet sangat luar biasa. Banyak Bisnis Internet baru lahir, tumbuh dan beroperasi di jagad maya.

Bagaimana untuk tahun 2011?
Tak jauh beda. Bisnis internet 2011 masih sangat menjanjikan. Fase pertumbuhan bisnis internet,   khususnya  di Indonesia, masih akan menanjak. Jumlah pengguna internet yang terus meningkat  sangat membantu pertumbuhan bisnis online.
Di sisi lain, kita lihat juga munculnya sejumlah marketplace di Indonesia. Ini juga akan mendukung  pertumbuhan Bisnis Internet di Indonesia.
Juga ada sejumlah pihak dengan bermodal besar mulai memasuki ranah bisnis internet. Sejumlah situs web baru dengan beragam layanan dan positioning juga ikut menyemarakkan internet. Dunia internet  Indonesia kian meriah.
Belum lagi para raksasa internet dunia yang terus mencoba mempertahankan dominasinya dan terus melakukan ekspansi bisnis, tak terkecuali di Indonesia.
Apakah ini artinya kian tertutup peluang bisnis bagi yang bermodal minim atau bahkan dengan kemampuan internet yang seadanya?
Saya jawab TIDAK! Bisnis internet tetap terbuka buat semua kalangan. Siapapun berhak dan BISA sukses di internet, tak peduli apapun latar belakang anda.
Ini bukan soal besar atau kecil modal anda, tapi tinggal seberapa jauh anda paham bagaimana membangun bisnis internet. bagaimana mengenali iklim bisnis internet, dan persisten berjuang di dalamnya.

Bagaimana Strategi Bisnis Internet 2011?

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait perubahan internet yang kian dinamis.
  • Facebook dan Google masih menjadi trend setter (sekaligus saling berebut pengaruh) yang ikut menentukan wajah internet di masa depan. Terlihat sejak tahun lalu, bagaimana kedua raksasa tersebut saling berlomba mengeluarkan produk/fitur barunya untuk saling merebut pangsa pasar masing-masing.
  • Transaksi online semakin menggembirakan. Kepercayaan masyarakat terhadap transaksi internet semakin baik. Masyarakat kian terbuka dan nyaman untuk bertransaksi melalui internet. Dukungan berbagai saluran transaksi keuangan online akan memudahkan pengguna internet.
    Mari kita jaga bersama-sama iklim ini dengan menjadikan internet sebagai tempat yang nyaman dan aman buat kita semua. Jauhi hal-hal tidak baik dan merugikan perkembangan bisnis internet.
  • Masyarakat makin cerdas. Pengguna internet makin cerdas dalam melihat berbagai penawaran di internet. Mereka bisa memilah dan memilih mana yang terbaik buat diri mereka.
  • Akses internet lewat handphone. Pengakses internet lewat handphone akan semakin besar dan bukan tak mungkin nantinya akan melebihi jumlah pengakses lewat komputer.
Fenomena di atas akan ikut mewarnai perjalanan bisnis internet tahun depan. Namun, tak perlu ragu untuk segera terjun ke bisnis internet. Pasar besar di internet menanti anda. Niche-niche baru juga terus bermunculan sejalan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat itu sendiri.

Lalu Bagaimana Memulainya?

Sederhana saja. Mulai seperti yang 3 langkah Formula Bisnis yaitu dengan menyiapkan produk/jasa , membuat situs webnya, dan lakukan promosi tiada henti. Pada tahap promosi inilah sering kali pebisnis internet pemula mudah menyerah saat hasil yang diinginkan belum tercapai.
Maka, wanti-wanti seperti saya katakan di Aset Virtual perlu diperhatikan.
Memiliki bisnis online itu hebat… dia bisa memberi Anda kemakmuran dan persiapannya cukup  mudah. Tapi faktanya, jika Anda tidak menggunakan strategi marketing yang baik dan teruji, maka bisnis online yang Anda miliki bisa menguap tak bersisa. Dan dia akan hilang selamanya.
Beneran… kalau anda amati beberapa program bisnis internet pamit tanpa permisi sepanjang 2010 ini. Memang jauh lebih banyak lagi bisnis internet baru yang hadir. Ibaratnya, mati satu tumbuh seribu.  Tapi setidaknya, anda bisa berkaca dari mereka.
Lalu apa solusinya?
Miliki marketing strategy yang solid. Strategi marketing yang kokoh bukan saja akan menyelamatkan bisnis anda, namun juga akan membawa bisnis anda mengalami pertumbuhan yang dahsyat.

Bagaimana untuk tahun 2011 ini??

  1. Pertajam marketing di social media. Social media masih memegang peran penting di tahun 2011 nanti. Banyak pengguna akan betah berlama-lama di social media untuk berinteraksi. Sebagai marketer, anda perlu mempertajam aktivitas marketing anda serta melakukan analisa secara mendalam.
    Sehingga dari sana anda tahu siapa dan seperti apa pelanggan bisnis anda, anda juga bisa tahu apa  saja yang diinginkan konsumen dan bagaimana menyelaraskannya dengan bisnis internet anda.
  2. Integrasikan saluran marketing anda. Hendaknya berbagai macam saluran marketing anda terintegrasi. Ini akan membantu anda dalam mengenali kebiasaan para konsumen, sehingga anda bisa melayani mereka dengan lebih baik.
  3. Meningkatkan prospek berkualitas. Cari dan temukan prospek berkualitas.  Fokuskan aktivitas marketing anda pada prospek jenis ini sebab akan membantu peningkatan konversi penjualan anda.
  4. Rambah bisnis baru. Di internet, masih sangat banyak “lahan kosong” yang tak tergarap dengan baik. Kejelian dan kepekaan anda dalam menangkap peluang bisnis baru, bisa menjadi lahan subur yang menghasilkan banyak keuntungan.
Terakhir, penting diingat segala macam alat dan situs web di internet seperti Facebook, Twitter, atau blog tak lebih sebagai sarana. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana anda mampu mengoptimalkannya sehingga mampu melayani pelanggan anda sebaik mungkin dan membuat bisnis anda terus melaju kencang.

Sumber : http://www.jokosusilo.com/2010/12/26/bagaimana-perkembangan-bisnis-internet-2011/


Pengaruh dan Peranan TI terhadap Perkembangan Bisnis Online di Indonesia

Dalam dunia bisnis online tentunya bidang TI (Teknologi Informasi) sangatlah berperan dan memberikan pengaruh yang begitu pekat di dalamnya. Di Indonesia, bisnis online sudah sangat menjamur dan bahkan sudah berkembang begitu pesat, misalnya dalam hal penjualan produk-produk barang ataupun jasa yang ditawarkan. Saat ini toko butik pun bisa saja tidak harus memiliki tempat atau wujud nyata dimana kita bisa berkunjung dan memilih barang-barang yang diinginkan di sana. Kini hanya tinggal membuka sebuah halaman website, kemudian kita dapat langsung melihat-lihat dan memilih barang apa saja yang ingin kita beli dan dalam waktu yang singkat barang tersebut sudah dapat kita terima. Begitulah dunia bisnis online yang sudah begitu banyak memberikan kemudahan bagi para konsumen maupun para pengusaha. Namun dalam bahasan saya kali ini yaitu mengenai pengaruh dan peranan Teknologi Informasi terhadap perkembangan bisnis online di Indonesia.
Saat berkunjung ke mal, kita harus berjalan mengitari toko demi toko. Di Internet, berbagai tokolah yang akan datang dan pergi di depan mata kita. Tidak ada tempat yang terlalu sempit untuk berdagang, terutama jika tempat itu bernama Internet. Kita dapat melihat transaksi jual beli terjadi pada berbagai forum, mailing list, blog, sampai website social networking terpopuler saat ini. Namun untuk dapat membangun sebuah sarana atau tempat untuk menampilkan barang atau jasa yang ditawarkan tersebut, kita membutuhkan tenaga atau pengetahuan tentang TI tersebut dalam merancang sebuah toko online/online shop. Online shop merupakan bentuk yang lebih sederhana, antara pembeli dan penjual dapat langsung berinteraksi. Pembayaran tidak harus menggunakan payment gateway (walaupun bisa jadi online shop tertentu memiliki fitur tersebut), sistem pembayaran yang terpisah (melalui transfer/e-banking) dan di-confirm setelah pembayaran dilakukan, masih merupakan alternatif yang populer di Indonesia.
Teknologi Informasi dapat didefinisikan sebagai suatu teknologi yang berfungsi untuk menghasilkan, menyimpan, mengolah, dan menyebarkan informasi tersebut dengan berbagai bentuk media dan format (image, suara, text, motion pictures, dsb). Dampak yang dihasilkan dari Teknologi Informasi tersebut bermacam-macam, di antaranya jika dilihat dari segi positif, misalkan pada bidang jasa pelayanan kesehatan. Institusi kesehatan menggunakan teknologi informasi untuk memberikan pelayanan secara terpadu dari pendaftaran pasien sampai kepada sistem penagihan yang bisa dilihat melalui internet. Contoh lain misalnya di bidang hiburan. Sekarang banyak bermunculan polling atau layanan masyarakat dalam bentuk SMS (Short Message Service), termasuk juga untuk sistem perbankan.
Setelah dirasakan bahwa teknologi Informasi dapat menggantikan cara konvensional yang memberikan benefit, maka orang mulai melihat kelebihan lainnnya, misalnya menggantikan sarana pengiriman surat dengan surat eletronik (e-mail), pencarian data melalui search engine, chatting, mendengarkan musik, dan sebagainya dimana pada tahapan ini orang sudah mulai menginvestasikan kepada perangkat komputer. Nah, dari manfaat yang didapatkan, teknologi informasi mulai digunakan dan diterapkan untuk membantu operasional dalam proses bisnis. Misalnya perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan dengan menyediakan informasi jasa dan produk yang ditawarkan tanpa dibatasi waktu dan ruang.
Orang sudah mau investasi dalam menyediakan perangkat keras dan lunak untuk mengelola data dan menghasilkan laporan secara lebih akurat dan menyeluruh. Dari level top management proses pengolahan data menjadi informasi dan akhirnya menjadi pengetahuan (knowledge) digunakan sebagai proses untuk mengambil keputusan sehingga keputusan yang diambil akan terstruktur dan terarah (Executive Decision Making). Tahapan terakhir dimana orang sudah berani menginvestasi secara optimal untuk perangkat keras, perangkat lunak, dan sumber daya manusia untuk mengoperasikan bisnisnya. Pemanfaatkan teknologi infomasi sudah secara menyeluruh dan terpadu untuk menghasilkan keuntungan bagi perusahaan dan meningkatkan effisiensi dan effektivitas perusahaan.
Pengaruh dan peranan teknologi informasi secara tidak langsung telah membuat bisnis online di Indonesia berkembang. Karena dengan teknologi ini, kita bisa mengetahui bagaimana cara belajar dan bekerja seperti bekerja bisnis secara online. Bagaimana cara berkomunikasi, memberikan tampilan, informasi tentang bisnis online tersebut agar para pelanggan mudah untuk melakukan penawaran jula beli.
Mereka yang mengerti bisnis dapat melihat peluang yang baik pada dunia bisnis online. Karena banyak keunggulan atau keuntungan di dalam bisnis secara online. Para pe-bisnis tersebut tidak perlu mencari kios atau tempat untuk melakukan bisnis, berbisnis online hanya dengan komputer dan koneksi internet, tidak perlu membayar karyawan, dan masih banyak lagi keuntungannya. Jadi, Teknologi Informasi (TI) sangat berperan penting di dalam perkembangan bisnis online di Indonesia yang juga dapat meningkatkan perekonomian di negara ini. 


Sumber: http://ianspace.wordpress.com/2011/01/30/pengaruh-dan-peranan-ti-terhadap-perkembangan-bisnis-online-di-indonesia/

Rabu, 02 November 2011

Kelemahan Sistem Operasi Unix

Diposting oleh Mirna Saputri di 11/02/2011 09:36:00 PM 0 komentar

Ada beberapa kelemahan dari sistem operasi unix yaitu :
  • Membingungkan karena berbeda dengan windows
  • Format file yang terlalu sedikit 
  • Banyak software yang tidak complatible dengan linux
  • Penggunaannya yang kurang familiar.
  • Tidak bersifat free.
  • Harga sistem operasi komersial yang mahal.
  • Kecepatan inovasi Linux lama kelamaan mendesak sistem Unix komersial.
  • Penawaran sistem operasi Unix versi “hampir” gratis tak sebaik sistem operasi Unix komersial.
  • Driver hardware yang kurang menyenangkan pada versi “hampir” gratisnya.
  • Sedikit software untuk kantor.

Selasa, 25 Oktober 2011

Proposal Kegiatan Usaha "Bimbingan Belajar"

Diposting oleh Mirna Saputri di 10/25/2011 11:13:00 PM 0 komentar
                            Proposal Kegiatan Usaha
                                  
"Bimbingan Belajar"


                                       

                                           oleh : 
                                               Mirna Saputri
                                          





BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dengan semakin meningkatnya pendapatan masyarakat mengakibatkan kualitas hidup masyarakat menjadi semakin baik. Seiring dengan hal tersebut, keinginan dan harapan masyarakat akan pemenuhan kebutuhan hidup yang lebih berkualitas menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar – tawar lagi.
Salah satu bentuk keinginan masyarakat tersebut adalah adanya pendidikan dengan kualitas yang lebih baik dari yang sudah ada selama ini. Masyarakat cenderung mencari pendidikan alternatif selain pendidikan reguler seperti sekolah dan lembaga pendidikan formal lainnya. Sekolah dan pendidikan formal dianggap tidak cukup memberikan bekal pendidikan bagi masa depan.
Untuk itu, lembaga kursus menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan tambahan, baik itu untuk memperkaya yang sudah mereka peroleh atau untuk mendapatkan hal baru yang belum mereka dapatkan sebelumnya.
Oleh karena itu, kami mendirikan “LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR BAHASA INGGRIS “CRYSTAL ENGLISH  CENTRE”.

1.2  Maksud dan Tujuan Penulisan

Tujuan umum:
- Ikut mencerdaskan kehidupan bangsa
- Ikut mempersiapkan generasi yang cerdas dan mampu menjawab tuntutan jaman.

Tujuan khusus:
- Memberikan pendidikan yang berkualitas kepada masyarakat
- Memberikan Alternatif pendidikan kepada masyarakat



1.3 Usaha yang Akan Dikembangkan

Dalam penulisan studi kelayakan usaha ini, kami bertujuan merealisasikan dan mengembangkan usaha yang akan kami jalankan. Adapun bentuk usaha yang akan kami jalankan adalah berupa perusahaan jasa yang bergerak di bidang lembaga bimbingan belajar (kursus) Bahasa Inggris dengan nama “Crystal English Centre” dengan memposisikan usaha kami sebagai pusat bahasa Inggris percakapan atau spesialisasi percakapan. Dengan moto “The Place for Fun and Quality” kami memiliki visi “CEC is Better than Others” dan misi “CEC Leads You to Success”.

BAB II DESKRIPSI KELAYAKAN ASPEK

2.1 Aspek Pemasaran

Dalam bagian ini kami paparkan beberapa program yang kami tawarkan dalam bimbingan bahasa Inggris yang akan kami realisasikan dan kembangkan. Program ini sengaja dibuka untuk anak TK; SD; SMP; SMA atau anak – anak yang ingin memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan cepat dan mudah. Baik bagi pemula maupun yang sudah pernah kursus. Dengan metode pengajaran yang begitu mudah, praktis, tidak teoritis dan materi yang disajikan dalam bentuk percakapan atau diperagakan dengan gambar- gambar dan alat peraga, dengan permainan, cerita – cerita lucu, dengan lagu – lagu dan teka – teki.

Maka belajar bahasa Inggris di CEC akan terasa mudah dan menyenangkan. Karena dibimbing oleh instruktur – instruktur muda yang berpengalaman, dengan penuh keakraban dan penuh semangat. Peserta didik akan merasa nyaman , bebas untuk berlatih membiasakan diri berbahasa Inggris, karena siswa tidak akan takut atau sungkan karena suasan di CEC sangat akrab dan menyenangkan. Seperti motto CEC “The Place for Fun and Quality” (Tempat menyenangkan dan bermutu).

Adapun program yang ditujukan kepada pelajar tingkat TK sampai SMA memiliki level/ tingkatan. Berikut tabel level/ tingkatan beserta biaya perbulan masing – masing level.

No. Jenis Level/ Tingkatan Uang Kursus Kelas pagi & siang Uang kursus Kelas Malam Pelajar

1. Level Pre Basic I (TK, SD) Rp. 25.000,-

2. Level Pre Basic II (TK, SD) Rp. 25.000,-

3. Level Pre Basic III (SD) Rp. 28.000,-

4. Level Beginner (SD, SMP) Rp. 28.000,-

5. Level Basic I (SD, SMP) Rp. 30.000,-

6. Level Basic II (SD, SMP) Rp. 30.000,-

7. Level Basic III (SMP, SMA) Rp. 30.000,-

8. Level Pre Intermediate (SMP, SMA) Rp. 30.000,- Rp. 40.000,-

9. Level Intermediate I (SMP, SMA) Rp. 35.000,- Rp. 45.000,-

10. Level Internediate II (SMP, SMA) Rp. 35.000,- Rp. 50.000,-

11. Level Intermediate III (SMP, SMA) Rp. 40.000,- Rp. 55.000,-

12. Level Advance I (SMP, SMA) Rp. 40.000,- Rp. 60.000,-

13. Level Advance II (SMP, SMA) Rp. 45.000,- Rp. 65.000,-

14. Level Advance III (SMP, SMA) Rp. 45.000,- Rp. 65.000,-


Tabel 1. Level/ tingkatan beserta biaya

Sedangkan jadwal kursus yang kami berikan adalah sebagai berikut.

Tabel 2.

Jadwal Kursus

Jadwal Kursus Di CEC

Pagi 08.00 – 09.00 09.30 – 11.00

Siang 13.30 – 15.00 15.00 – 16.30 16.30 – 18.00

Malam 19.00 – 20.30

Semua pertemuan dilakukan secara reguler dua kali dalam seminggu dengan durasi 90 menit/ pertemuan.


2.2 Aspek Yuridis Dalam merencanakan sebuah usaha tidak hanya memikirkan pay back priod – nya saja. Tetapi ada hal yang paling mendasar yang harus pertama kali pengusaha lakukan untuk mempermudah pengembangan usahanya, yaitu tinjauan aspek yuridis. Aspek yuridis berguna untuk bukti bahwa usaha yang kita jalankan memiliki dasar hukum yang jelas. Sehingga usaha yang kita jalankan dapat dengan mudah melakukan kerjasama dengan berbagai instansi karena legal keberadaannya.

Aspek yuridis dapat dibuat menurut kategori masing – masing usaha. Untuk tahap pertama kami membuat ijin dengan melapor kepada ketua RT setempat untuk mengurus Surat Ijin Gangguan Lingkungan. Dimana ijin tersebut dapat direalisasikan apabila disetuji oleh minimal 40 KK. Apabila oleh masyarakat sekitar sudah diterima, maka langkah kedua adalah melegalkan badan usaha yang akan kita jalankan. Setelah surat ijin gangguan lingkungan selesai, maka dengan pertimbangan efektif, efisiensi, dan tepat guna maka kami menggunakan jasa notaris untuk melegalkan usaha kami yang meliputi pengurusan NPWP, TDP, SIUP.

2.3 Aspek Organisasi dan Manajemen CEC (Crystal English Centre) berangkat dari sebuah lembaga yang berdiri karena kemitraan, sehingga jumlah personil masih terbatas dan bahkan hasil rekruting dari lingkungan mitra kuliah (teman di perkuliahan). Tetapi nantinya sejalan dengan perkembangan perusahaan , maka harus ada perubahan baik system rekruting, jumlah personal dan stratifikasi serta kualifikasi tenaga yang dibutuhkan. Dalam pengertian ini, rekruting pekerja bertolak dari ukuran kualitas sumber daya manusia, dan disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan yang ada di perusahaan. Kini tenaga kerja di tempat kami masih berjumlah enam orang, meliputi satu manajer, tiga guru, satu front office. Walaupun dengan personil yang terbatas, namun kami dapat mengatasi kekurangan dengan menerapkan all in one job desk. Dalam pengertian setiap orang yang menempati posisi tertentu memiliki beberapa job desk yang bahkan tidak berkaitan dengan posisinya.

Karena dalam usaha ini, yang kami harapkan adalah kualitas bukan kuantitas, jadi dengan keterbatasan personil kami dapat meminimalisir cotibusion margin perusahaan. Walaupun terbatas, namun kami memiliki SDM yang berkualitas. Hanya dengan SDM yang berkualitas, perusahaan akan mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan kebutuhan untuk menjalankan tugasnya. Di samping itu, kami senantiasa berusaha untuk menetapkan pola strategi pemasaran yang dapat memenuhi kepuasan konsumen (costumer satisfaction). Untuk memenuhi SDM yang sesuai dengan tuntutan manajemen, kami menerapkan disiplin yang tinggi, sehingga dapat menangani pekerjaannya dengan efisien, mampu mengendalikan mutu dan meminimalisir resiko.

Walaupun “CEC” berangkat dari usaha kemitraan, tetapi dalam pengelolaannya kami memberlakukan kaidah – kaidah manajemen modern. Berangkat dari system organisasi yang tergolong sederhana, kami membuat bangun organisasi dan tata kerja yang mampu menampung seluruh kegiatan perusahaan. Sehingga jalur komando, jalur koordinasi, tugas dan tanggung jawab tidak birokratis atau berbelit – belit namun jelas, terarah serta dapat dipertanggunngjawabkan. Adapun landasan yang mendasari Struktur dan Tata Kerja Organisasi (STO) adalah sebagai berikut.

Bagan I. Stuktur dan Tata Kerja Organisasi

2.4 Aspek Teknik Pelayanan Pada awal berdiri dan usaha sendiri kami bermodalkan ruko (rumah dan toko) yang dimiliki oleh salah satu dari kami. Pemanfaatan ruko tersebut sebagai lokasi kursus bisa dibilang sangat strategis, karena terletak di Jl. Galur Sari Timur no. 78C Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur. Dimana di sekitar lokasi dengan radius 5 km terdapat lebih dari 30 sekolah, mulai dari TK sampai dengan SMA. Dengan kapasitas ruko yang memiliki tiga ruangan yang dimanfaatkan sebagai kelas, tiap kelas dapat menampung 25 siswa, maka keseluruhan dapat menampung 75 siswa. Dengan fasilitas yang standart diharapkan dapat meminimalisir cost dalam variable cost. Karena dalam usaha ini kami tidak menyediakan fasilitas yang mewah, tetapi kami menyediakan pengajaran bahasa Inggris yang berkualitas.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan kursus ini akan lebih mendekatkan costumer satisfaction guna menjaga keloyalitasan costumernya. Ada beberapa hal yang menjadi key to success kami dalam menjaga keloyalitasan costumer, yaitu meliputi:

1. Tangibles: fasilitas fisik yang ditawarkan kepada konsumen. Dengan menempati ruko bangunan baru, suasana belajar akan terasa nyaman dan kondusif.

2. Reliability: konsisten dalam penampilan pelayanan dan keandalan pelayanan.

Dalam membimbing pelajar, kami tidak hanya memberikan materi baku yang hanya terdapat di kursus ini, namun kami selalu membimbing mereka untuk menyelesaikan permasalahan mata pelajaran bahasa Inggris di sekolah mereka. Seperti pembahasan PR yang diberikan guru sekolah, pembahasan soal – soal menjelang ujian sekolah.

3. Responsiveness: kesigapan dan kecepatan penyedia jasa dalam menyelesaikan masalah.
Dengan melakukan rapat rutin seminggu sekali, diharapkan tercipta rentang koordinasi yang solid. Sehingga jika suatu saat kursus kita memiliki permasalahan, maka dengan cepat masalah tersebut dapat terdeteksi dan dengan cepat dicari pemecahannya.

4. Assurance: kemapuan dan ketrampilan petugas, keramahan, kepercayaan dan keamanan.
Dengan memiliki brand image sebagai The Plce for Fun and Quality, kami berani menjamin lulusan “CEC” mampu berkomunikasi bahasa Inggris.

5. Emphaty: mudah dimengerti., mudah dipahami, dan pemahaman terhadap keinginan konsumen.
Dengan menempatkan tenaga pengajar yang professional, diharapkan dapat memberikan materi yang menunjang kemampuan siswa didik.

Dengan menerapkan penilaian pada dimensi –dimensi kualitas tersebut di atas, maka diharapkan dapat memberikan beberapa manfaat, diantaranya:

1. Hubungan antara perusahaan dan para pelanggannya menjadi harmonis.

2. Memberikan dasar yang baik bagi pembelian ulang.

3. Dapat mendorong terciptanya loyalitas pelanggan.

4. Membentuk suatu rekomendasi dari mulut ke mulut yang menguntungkan perusahaan.

5. Image perusahaan menjadi baik di mata pelanggan.

6. Laba yang diperoleh dapat meningkat.

2.5 Aspek Financial

Dalam menjalankan usaha kursus ini, sebenarnya tidak terlalu membutuhkan dana yang besar. Seperti yang sudah kami utarakan sebelumnya, bahwa kami memposisikan lembaga kami sebagai tempat kursus yang berbiaya rendah namun berkualitas. Jadi hal – hal yang sifatnya tidak prioritas tidak kami pergunakan agar contribution margin – nya rendah.
Taksiran biaya.

Jumlah biaya usaha secara keseluruhan ditaksir sebanyak Rp. 92.000.000,-

Yang diperinci dalam 5 komponen seperti diuraikan di bawah ini.

1.1 Biaya renovasi dan persiapan tempat kursus…………… Rp. 20.000.000,-

1.2 Biaya pekerjaan sipil……………………………………. Rp. 7.500.000,-

1.3 Perabotan dan peralatan belajar mengajar………………. Rp. 15.000.000,-

1.4 Perlengkapan administrasi………………………………. Rp. 5.500.000,-

1.5 Biaya pra-operasi………………………………………... Rp. 9.000.000,-

1.6 Continguensi…………………………………………….. Rp. 10.000.000,-

1.7 Modal kerja permanent………………………………….. Rp. 25.000.000,- +


Jumlah biaya usaha Rp. 92.000.000,-


Karena usaha ini didasari atas kemitraan, maka semua biaya diatas adalah hasil pengumpulan dana pribadi dari kami.

Perkiraan pendapatan usaha.

Dalam perhitungan perkiraan pendapatan usaha, kami hanya memperkirakan hitungan kasar saja. Sebab kami tidak dapat memprediksi secara akurat pangsa pasar yang dapat kita serap, namun tingkat kepercayaan untuk hitungan ini mencapai 90%. Dalam teori research methodology tingkat kepercayaan mencapai 90% sudah dibilang cukup.

No. Jenis Level/ Tingkatan Uang Kursus Kelas pagi & siang Uang kursus Kelas Malam Pelajar

1. Level Pre Basic I (TK, SD) Rp. 25.000,-

2. Level Pre Basic II (TK, SD) Rp. 25.000,-

3. Level Pre Basic III (SD) Rp. 28.000,-

4. Level Beginner (SD, SMP) Rp. 28.000,-

5. Level Basic I (SD, SMP) Rp. 30.000,-

6. Level Basic II (SD, SMP) Rp. 30.000,-

7. Level Basic III (SMP, SMA) Rp. 30.000,-

8. Level Pre Intermediate (SMP, SMA) Rp. 30.000,- Rp. 40.000,-

9. Level Intermediate I (SMP, SMA) Rp. 35.000,- Rp. 45.000,-

10. Level Internediate II (SMP, SMA) Rp. 35.000,- Rp. 50.000,-

11. Level Intermediate III (SMP, SMA) Rp. 40.000,- Rp. 55.000,-

12. Level Advance I (SMP, SMA) Rp. 40.000,- Rp. 60.000,-

13. Level Advance II (SMP, SMA) Rp. 45.000,- Rp. 65.000,-

14. Level Advance III (SMP, SMA) Rp. 45.000,- Rp. 65.000,-

Jumlah Rp. 446.000,- Rp. 380.000,-

Berikut adalah hitungan pendapatan dari biaya bulanan siswa.

Tabel 3. Biaya Rata – Rata per Bulan

1. Untuk biaya bulanan dari kelas pagi, siang dan sore rata – rata adalah:

446.000/ 14 level= Rp. 31.900,-dengan daya tampung 75 siswa maka Rp. 31.900,- x 75= Rp. 2.392.500,-

2. Untuk biaya bulanan dari kelas malam rata – rata adalah:

380.000/ 7 Level= Rp. 54.300,-dengan daya tampung 75 siswa maka Rp. 54.300,- x 75= Rp. 4.072.500,- +

Total pemasukan per bulan Rp. 6.465.000,-Taksiran pengeluaran rutin (fix cost)/ bulan


1. Rekening listrik, telepon, air…………………….. Rp. 1.000.000,-

2. Penyusutan peralatan kantor……………………... Rp. 700.000,-

3. Iuran keamanan………………………………….. Rp. 100.000,-

4. Biaya tak terduga……………………………….... Rp. 300.000,- +

Total fix cost/ bulan Rp. 1.100.000,-

Taksiran Laba kotor

Laba kotor =

Total pemasukan – Total fix cost = Rp. 6.465.000 – Rp. 1.100.000

Laba kotor= Rp. 5.365.000,-

Taksiran Pay Back Period

Dengan total biaya usaha sebesar Rp. 92.000.000 dan laba kotor per bulan Rp. 5.365.000,-

maka akan diperoleh pay back period selama:

Rp. 92.000.000,- = 17, 148 bulan atau + 18 bulan

Rp. 5.365.000,-/ bulan

2.6 Aspek Sosial

Menurut perkiraan kami, dampak yang kemungkinan akan timbul adalah mengangkat kesejahteraan masyarakat sekitar tempat kursus. Sebab, masyarakat sekitar lokasi ruko terbilang menengah dapat membuka warung makanan, alat – alat tulis, rental computer, foto copy, dan lain – lain.

BAB III KESIMPULAN

Dalam bab ini akan kami utarakan kesimpulan dari permasalahan studi kelayakan yang kami lakukan yaitu

1. Model usaha kursus yang kami jalankan adalah bimbingan belajar bahasa Inggris yang memiliki positioning sebagai special for conversation, karena tujuan utama seseorang belajar bahasa Inggris adalah agar dapat berkomunukasi dengan baik. Untuk itu, proses pembelajaran kami lebih condong pada praktek bukan teoritis.

2. Tipe pengajaran yang kami terapkan adalah general English (percakapan sehari – hari).

3. Manfaat yang diperoleh masyarakat sekitar adalah dapat meningkatkan prestasi belajar putra – putrinya. Selain itu, masyarakat sekitar dapat mengusahakan berbagai usaha seperti kios makanan, kios alat tulis, foto copy, rental computer dan lain – lain.

4. Kebijakan pemerintah yang melarang sekolah negeri untuk menyelenggarakan pelajaran tambahan dengan memungut biaya, maka bimbingan kursus sebagai alternative guna menunjang prestasi siswa.

Jadi, berdasarkan hasil studi kelayakan yang kami bahas di atas maka dapat disimpulkan bahwa usaha yang akan kami lakukan memiliki kelayakan untuk direalisasikan sebesar 90%. Hal tersebut merujuk pada berbagai aspek yang kami tinjau untuk mengetahui usaha yang akan kami lakukan feasible atau tidak. Secara keseluruhan usaha kursus bahasa Inggris memiliki prospek yang cerah untuk dilakukan. Karena didukung oleh kebijakan pemerintah yang melarang sekolah negeri untuk menyelenggarakan kursus atau pelajaran tambahan yang memungut biaya dari siswanya. Maka dari itu, siswa memilih lembaga kursus sebagai pendidikan non-formal guna menunjang prestasi belajarnya.

Disamping itu, era globalisasi yang menjadi tren baru dalam dunia ekonomi mengharuskan seseorang untuk mapu berkomukasi menggunakan bahasa internasional yaitu bahasa Inggris. Karena apabila seseorang tidak memiliki kemampuan berkomukasi dengan bahasa Inggris, maka akan mengalami kesulitan dalam menghadapi persaingan dunia kerja.

BAB IV PENUTUP

Dengan adanya lembaga kursus tersebut, kami mengharapkan masyarakat indonesia khususnya dapat lebih memahami dan mengerti dalam membaca ataupun berbicara bahasa inggris dengan baik, karena bahasa inggris ini penting sekali untuk zaman sekarang. Harapan dalam kurun waktu satu tahun pertama, kursus kami sudah dikenal oleh masyarakat Jakarta Timur dan tempat kami sudah memenuhi daya tampung. Kurun waktu dua tahun, pay back period. Kurun waktu ketiga, memiliki cabang lain. Kurun waktu empat tahun dikenal oleh masyarakat Jabodetabek. Kelima memiliki cabang di Jabodetabek.

Pengertian Bisnis

Diposting oleh Mirna Saputri di 10/25/2011 08:55:00 PM 0 komentar
Kali ini saya akan membahas apa itu pengertian "Bisnis" Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyrarakat umum, atau serikat pekeja. Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.

dan ada beberapa pengertian bisnis menurut para ahli diantaranya yaitu:

1.      Mahmud Machfoedz
Bisnis adalah usaha perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisasi untuk mendapatkan laba dengan memproduksi  dan menjual barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen

2.      Brown dan petrello (1976)
“Business in an situation which produces goods and services demanded by people.”
Artinya bisnis ialah suata lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apabila kebutuhan masyarakat meningkat , maka lembaga bisnis pun akan meningkat  pula perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sambil memperoleh laba.

 3. Steinford (1979)
“Business is all those activities involved in providing the goods and services needed or desired by people.” Dalam pengertian ini bisnis sebagai aktifitas yang menyediakan barang atau jasa yang diperlukan atau diinginkan oleh konsumen. Dapat dilakukan oleh organisasi perusahaan yang memiliki badan hokum, perusahaan yang memiliki badan usaha, maupun perorangan yang tidak memiliki badan hukum maupun badan usaha seperti pedagang kaki lima, warung yang tidakk memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Tempat Usaha (SIUP) serta usaha informal lainnya.

4. Griffin and ebert  (1996)
“Business is an organization that provides goods or services in order  to earn provit.” Sejalan dengan definisi tersebut , aktifitas bisnis melalui penyediaann barang dan jasa bertujuan untuk menghasilkan profit (laba).  Suatu perusahaan dikatakan menghasilkan laba apabila total penerimaan dalamm suatu periode (Total revenues) lebih besar dari total biaya (Total Costs) pada periode yang sama . Laba merupakan daya tarik utama untuk melakukan kegiatan bisnis, sehingga melalui laba pelaku bisnis dapat mengembangkan skala usahanya untuk meningkatkan laba yang lebih besar.

5.  Hughess dan Kapoor
“Business is the organized effort of individuals to produce and sell for a provit,the goods and services that satisfy societies needs. The general term business refer to all such efforts within an industry. Maksudnya bisnis adalah suatu kegiatan individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan ada dalam industry. Orang yang mengusahakan uang dan waktunya dengan menanggung risiko dalam menjalankan kegiatan bisnis disebut Entrepreneur.

6. Allan Afuah (2004)
Bisnis merupakan sekumpulan aktifitas yang dilakukan untuk menciptakan dengan cara mengembangkan dan mentransformasikan berbagai sumber daya menjadi  barang atau jasa yang diinginkan konsumen.


7.Glos, Steade dan Lowry (1996)
Bisnis adalah jumlah seluruh kegiatan  yang diorganisir oleh orang-orang yang berkecimpung  dalam bidang perniagaan dan industry yang menyediakan barang dan jasa untuk kebutuhan mempertahankan dan memperbaiki standard serta kualitas hidup mereka.


 8.Musselman dan Jackson (1992)
Bisnis adalah jumlah seluruh kegiatan yang diorganisir oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang perniagaan dan industry yang menyediakan barang dan jasa untuk kebutuhan mempertahankan dan memperbaiki standard serta kualitas hidup mereka.


9. Huat, T Chwee (1990)
Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari. Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society)


jadi menurut saya Bisnis itu adalah suatu organisasi, lembaga  yang beraktifitas menyediakan barang atau jasa dalam rangka memenuhi kebutuhan konsumen atau masyarakat yang menghasilkan laba atau keuntungan.

                                                                             ( sumber : http://www.google.co.id )

 

Welcome... Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea